Thursday, October 23, 2014
   
Text Size

Rencana Strategis

Rencana Strategis menggambarkan kondisi institusi saat ini dan kondisi institusi masa dating, dan rencana tindakan yang harus dilakukan berdasarkan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.

Penjelasan :

  1. Rencana Strategis Prodi di susun berdasarkan rencana strategis Fakultas. Rencana strategis Fakultas disusun lebih dahulu sebelum rencana strategis prodi disusun
  2. Rencana Strategis berlaku 5 Tahun, dan menjadi pedoman keputusan dan langkah per tahun akademik
  3. Rencana Strategis Fakultas : Penanggung Jawab penyusunan dan pelaksanaan Renstra Fakultas adalaah dekan.Renstra disahkan oleh Senat.
  4. Rencana Strategis Prodi : Penanggungjawab penyusunan dan pelaksanaan Renstra Prodi adalah Ketua Prodi.Renstra disahkan oleh Senat.

Tahap-tahap Penyusunan Renstra :

  1. Mendifinisikan visi dan misi
  2. Melakukan evaluasi diri secara eksternal dan internal untuk mengidentifikasikasi kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman.
  3. Menerjemahkan misi ke dalam tujuan strategis
  4. Merumuskan dan memilih strategi untuk mencapai tujuan strategis
  5. Menyusun Implementasi strategis
  6. Menyusun evaluasi.

Dengan mempertimbangkan hasil analisis dan kajian termasuk masukan-masukan dari stakeholders, untuk mencapai sasaran-sasaran di atas telah disusun program dan kebijakan strategis di bawah ini. Pencapaian sasaran diukur melalui indikator-indikator pencapaian sasaran yang dapat dilihat dalam Lampiran, sedangkan target-target diuraikan dalam dokumen Rencana Operasional.
Strategi untuk Mencapai Tujuan Menjadi Program Studi riset kelas dunia yang berlandaskan kearifan lokal guna memecahkan masalah lokal, nasional dan global.

Sasaran 1: Terwujudnya pembelajaran berbasis riset


Strategi untuk mencapai sasaran ini melalui :

  1. Program penyempurnaan sistem tatakelola riset Program Studi dengan kebijakan memprioritaskan terwujudnya keikutsertaan seluruh kelompok penelitian yang ada.
  2. Program percepatan pertumbuhan riset multidisiplin dalam pusat dan laboratorium dan peningkatan kebijakan pentahapan (pertama meningkatkan pemahaman           konsep pusat dan laboratorium riset fakultas, kedua meningkatkan keterlibatan jumlah peneliti dalam pusat dan laboratorium, dan ketiga meningkatkan mutu penelitian).
  3. Program peningkatan prosentase jumlah mahasiswa program studi pascasarjana dengan kebijakan penataan prioritas (mencakup peningkatan jumlah dan kualitas mahasiswa pascasarjana melalui perekrutan mahasiswa bermutu secara proaktif dan peningkatan mutu serta relevansi program studi pascasarjana)
  4. Program pemberian dukungan fasilitas riset untuk tesis (S2) dan disertasi (S3), dengan kebijakan pemberian dukungan finansial dan non-finansial (diupayakan dari berbagai sumber).
  5. Melanjutkan program peningkatan mutu dan relevansi pembelajaran berbasis riset seluruh program studi pada semua jenjang pendidikan dengan kebijakan Dekan, bagian-bagian, unit dan pusat bersinergi dalam sosialisasi, pengembangan, dukungan fasilitas, monitoring pelaksanaan dan kemajuan sistem pembelajaran berbasis riset; Dekanat fokus pada sosialisasi konsep dan pedoman serta menjadi katalisator berkembangnya pembelajaran berbasis riset yang paling sesuai pada tiap program studi

Sasaran 2: Tercapainya peningkatan reputasi dan akreditasi nasional maupun internasional di bidang pendidikan, riset dan pengabdian kepada masyarakat

Strategi untuk mencapai sasaran ini melalui:

  1. Program peningkatan dan penjaminan mutu kurikulum dan silabi secara berkelanjutan untuk memenuhi atau melampaui standar nasional dan internasional dengan kebijakan pentahapan (semua program studi harus melakukan evaluasi diri dan merencanakannya secara sistematis serta memilih fokus pembidangan yang mempunyai daya tarik nasional dan internasional dengan upaya mengangkat keunggulan lokal dan nasional ke tingkat dunia).
  2. Program peningkatan mutu bidang SDM, sarana prasarana dan manajemen dengan kebijakan perencanaan saksama, menyeluruh dan terpadu dengan perhatian pada relevansi terhadap fokus bidang pengembangan dan juga mempertimbangkan perimbangan antara kegiatan dan ketersediaan sumberdaya (optimalisasi dilakukan dengan mengutamakan perolehan nilai tambah pada aspek yang prospektif secara nasional dan internasional).
  3. Program pengembangan dengan perguruan tinggi luar negeri yang bermutu melalui kebijakan penjajagan pada semua kemungkinan pendekatan dan direncanakan oleh semua program studi, sedangkan Dekanat memfasilitasi, memonitor, mengevaluasi dan mengarahkan.
  4. Program peningkatan mutu riset bertaraf internasional dengan kebijakan mengutamakan pada penyelesaian permasalahan bangsa dan mendorong riset-riset kerjasama dengan center dan mitra negara maju baik kerjasama dalam proses penelitian, pendanaan maupun publikasi serta peningkatan mutu SDM dan sarana prasarana penelitian, di semua lingkup termasuk unit, pusat dan laboratorium.
  5. Program peningkatan mutu pengabdian kepada masyarakat berfokus pada pemberdayaan masyarakat dan peningkatan partisipasi masyarakat lokal, nasional dan internasional dengan kebijakan meningkatkan kepedulian dan empati dalam membantu dan memberdayakan masyarakat sehingga pengalaman dan keahlian yang diperoleh dapat menjadi pelajaran bagi bangsa dan dunia internasional.
  6. Program penelaahan dan penyusunan road-map pengajuan akreditasi nasional dan internasional serta peningkatan akreditasi nasional dan internasional dengan kebijakan sesuai keadaan tiap program studi (pentahapannya dapat mulai dari identifikasi kemampuan untuk akreditasi pada bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; obyek akred v itasi dapat dimulai dari yang paling siap misalnya manajemen, laboratorium atau jurnal).
  7. Program peningkatan sosialisasi dan pertukaran pengalaman dalam proses mendapatkan pengakuan dan akreditasi nasional dan internasional dengan kebijakan mendasarkan pada hasil evaluasi kesiapan dalam memfasilitasi persiapan akreditasi nasional dan internasional di bidang pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat atau manajemen

Sasaran 3: Penguatan jaringan kerjasama nasional dan internasional

Strategi adalah:

  1. Fasilitas pengembangan program untuk jaringan kerjasama nasional dan internasional melalui kebijakan pembangunan terpadu termasuk sumber daya dan kapasitas kelembagaan, manajemen, mengelola data, pengawasan, dan aspek pembiayaan.
  2. Kuantitas dan kualitas untuk program peningkatan jaringan kerjasama nasional dan internasional melalui kebijakan-kebijakan yang memprioritaskan kolaborasi yang menawarkan posisi strategis untuk Program Studi pada setiap tingkat nasional atau internasional.15.Melanjutkan identifikasi program terpadu antara isu-isu nasional dan solusi dan promosi keunggulan lokal dan nasional ke tingkat dunia

Sasaran 4: kontribusi aktif peran Program Studi dalam memecahkan lokal, isu-isu nasional, dan global melalui perspektif kearifan local

Strategi adalah:

  1. Melanjutkan identifikasi program terpadu antara isu-isu nasional dan solusi dan promosi keunggulan lokal dan nasional ke tingkat dunia.
  2. Pemeliharaan dan perbaikan Program Studi peran dalam memecahkan masalah masyarakat.
  3. Peningkatan kualitas program dalam mempromosikan keunggulan lokal dan nasional ke tingkat dunia.
  4. Kapasitas pengembangan program dalam melakukan "Tridharma" Pendidikan Tinggi sesuai dengan kearifan lokal.

Program dalam sasaran 4 diimplementasikan melalui kebijakan terpadu bersama dengan program-program di Sasaran 1, 2 dan 3.

Target 5. Pemenuhan persediaan yang lengkap dan permanen aset laporan

Strategi adalah:

  1. Kebijakan finalisasi pada program yang dimulai dengan menyelaraskan antara data laporan fisik dan keuangan dan data rekonsiliasi dilakukan oleh General Affair dan Urusan Keuangan.

Target 6. Pemenuhan lengkap sistem transparan, akuntabel, dan partisipatif manajemen sumber daya manusia

Strategi adalah:

  1. Persiapan dan pelaksanaan pengelolaan sumber daya instrumen melalui pengelolaan sumber daya kebijakan termasuk perekrutan staf fakultas didahului dengan persiapan instrumen manusia manusia.
  2. Sumber daya manusia program manajemen menurut otonom (PT-BHMN) sistem universitas dengan kebijakan manajemen sumber daya manusia, UGM melakukan dual-sistem manajemen dan prinsip-prinsip profesionalisme.

Target 7: Pencapaian laporan keuangan lengkap sesuai dengan standar akuntansi
Strategi adalah:

  1. Menindaklanjuti semua temuan audit internal dan eksternal '.
  2. Sistem akuntansi program pengembangan digunakan sebagai standar untuk diri pemerintahan fakultas (secara bertahap).

Mereka nomor program 22 dan 23 telah dilakukan dengan hasil: "Normal Dengan Tidak Exception" status.
Hasil ini audit internal dan eksternal 'kemudian harus ditindaklanjuti seluruhnya di Fakultas Kedokteran sesuai standar pemerintahan sendiri fakultas.

Target 8: Tercapainya good governance dalam sistem manajemen

Strategi adalah:

  1. Penataan organisasi kelembagaan untuk menjadi sebuah fakultas pemerintahan sendiri yang memenuhi standar tata kelola yang baik
  2. Penyempurnaan sistem informasi keuangan dan manajemen terpadu

Mereka sejumlah program 24 dan 25 dilakukan dengan menerapkan good governance dalam sistem manajemen yang dilakukan dalam sistem organisasi, integrasi antara sistem informasi keuangan dan manajemen, nasional dan instrumen akreditasi internasional; transparansi dan akuntabilitas. Ini adalah dilaporkan melalui Laporan Tahunan Publikasi.

Target 9: Peningkatan kolaborasi berkelanjutan dan kapasitas kewirausahaan

Strategi adalah:

  1. Mengembangkan kerjasama jaringan dengan alumni dan para pemangku kepentingan (termasuk stakeholder internal seperti laboratorium, pusat dan unit lainnya)
  2. Transformasi program untuk menjadi unit perusahaan profesional memberikan kontribusi terus menerus untuk kegiatan utama Fakultas (Tri Dharma Perguruan Tinggi)

Mereka sejumlah program Target 9 yang dilakukan oleh kebijakan dan sesuai dengan prinsip-prinsip yang terintegrasi dan komprehensif.
Strategi Menjadi Fakultas yang Tekankan Kesejahteraan melalui Profesionalisme

Target 10: Tercapainya pemerataan kegiatan Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Masyarakat


Strategi adalah:

  1. Pemerataan kegiatan Tri Dharma melalui profesionalisme.
  2. Pengembangan profesional untuk tutor, instruktur, dosen, dan peneliti.
  3. Pemberdayaan seluruh staf fakultas terutama bagi mereka yang belum berpartisipasi aktif dalam kegiatan Tri Dharma Pendidikan Tinggi dipantau oleh orang yang tepat sesuai.

Target 11: Tercapainya standar kesejahteraan dan penghargaan untuk semua anggota fakultas

Strategi adalah:

  1. Mobilisasi, berbagi, dan efisien penggunaan sumber daya.
  2. Pengembangan Sistem Remunerasi adil dan berbasis kinerja untuk meningkatkan kesejahteraan.
  3. Pemenuhan primer, kebutuhan sekunder, dan tersier untuk semua anggota fakultas dalam rangka meningkatkan produktivitas dan kualitas kesejahteraan.

 

 

  • 1
  • 2
  • 3
  • 4
  • 5
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner
Banner

customer service

Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday130
mod_vvisit_counterYesterday80
mod_vvisit_counterThis week636
mod_vvisit_counterLast week849
mod_vvisit_counterThis month2540
mod_vvisit_counterLast month4234
mod_vvisit_counterAll days225151